Design Thinking
Memahami manusia sebelum merancang solusi.
Digunakan untuk menggali kebutuhan pengguna, mendefinisikan masalah, mengembangkan ide, membuat prototipe, dan menguji solusi secara iteratif.
Pelajari metodologiImpact-Driven Innovation Lab
Tim Anda mungkin sudah punya banyak inisiatif, tetapi belum semuanya terhubung dengan prioritas organisasi. Bersama Diplab, kita membaca tantangan, menemukan titik ungkit, dan menyusun arah inovasi yang lebih fokus.
pendekatan diplab
Banyak organisasi sudah memiliki energi untuk berubah. Tantangannya muncul ketika masalah belum didefinisikan dengan tepat, stakeholder belum terhubung, dan solusi belum diuji dalam konteks pengguna maupun sistem yang lebih luas.
Di Diplab, proses inovasi dimulai dari memahami manusia, membaca pola dalam sistem, lalu merancang langkah yang bisa dijalankan bersama.
manusia → sistem → ekosistem
Proses inovasi dimulai dari memahami manusia, membaca pola dalam sistem, lalu merancang langkah yang bisa dijalankan bersama.
pilar metodologi
Design Thinking, System Thinking, dan Humanity-Centered Design untuk melihat masalah dari manusia, sistem, dan dampak jangka panjang.
Memahami manusia sebelum merancang solusi.
Digunakan untuk menggali kebutuhan pengguna, mendefinisikan masalah, mengembangkan ide, membuat prototipe, dan menguji solusi secara iteratif.
Pelajari metodologiMelihat hubungan, pola, dan titik ungkit perubahan.
Digunakan untuk memahami masalah sebagai bagian dari sistem yang saling terhubung, termasuk aktor, kebijakan, budaya kerja, dan feedback loop yang memengaruhi hasil.
Merancang solusi yang mempertimbangkan manusia, komunitas, dan ekosistem.
Digunakan untuk memastikan inovasi memperhatikan banyak stakeholder, konteks sosial, keberlanjutan, dan dampak yang lebih luas.
bukti kolaborasi lintas sektor
Diplab berada dalam ekosistem The Local Enablers yang mendampingi organisasi, komunitas, dan institusi di berbagai wilayah Indonesia.
0+
Organisasi dan perusahaan pernah terlibat dalam berbagai program
0
Bisnis dan sektor privat terdampak melalui program inovasi dan transformasi
0+
Praktisi tersertifikasi
0+
Kota di Indonesia menjadi bagian dari aktivasi ekosistem
0
ASN terlatih melalui program pengembangan kapasitas
Tiga level layanan: Awareness, Capability Building, dan Mentoring, agar Anda memilih pendekatan sesuai kesiapan organisasi.
Building the Case for Innovation
Untuk organisasi yang ingin membangun kesadaran awal tentang urgensi inovasi, transformasi, dan pendekatan human-centered.
Outcome: Tim mulai memahami urgensi perubahan dan memiliki bahasa awal tentang inovasi.
Building the Skills to Transform
Untuk organisasi yang ingin membekali tim dengan mindset, skill, dan tools agar mampu memahami masalah, merancang solusi, dan menghasilkan ide yang siap diuji.
Outcome: Peserta mampu menggunakan tools inovasi dan menghasilkan output yang relevan dengan tantangan organisasi.
Building Sustainable Impact
Untuk organisasi yang membutuhkan pendampingan dalam menjalankan roadmap inovasi, mengimplementasikan OKR, membangun sistem agile, dan memperkuat ekosistem inovasi internal.
Outcome: Ide bergerak menjadi inisiatif, sistem kerja, dan dampak yang dapat dipantau.
Case studies: organisasi nyata, dampak terukur. Setiap pendekatan dimulai dari tantangan, kebutuhan, dan outcome yang ingin dicapai.
Digital Human Capital Management Professional
Tantangan
Telkomsel membutuhkan pengayaan SDM dan mitra bisnis untuk mengimplementasikan Agile secara menyeluruh, namun celah implementasi belum teridentifikasi.
Hasil
Teridentifikasinya gap Agile di level SDM dengan roadmap transformasi yang siap dieksekusi lintas unit.
Organizational Innovation Acceleration
Tantangan
Perusahaan membutuhkan pendampingan 4,5 bulan untuk membentuk 40 Innovation Champion dari level staff hingga manajerial dengan kemajuan nyata yang terukur.
Hasil
40 Innovation Champion menghasilkan inisiatif inovasi konkret yang menjadi fondasi kemajuan organisasi.
Design Thinking & OKR Training Program
Tantangan
Bank Indonesia membutuhkan stimulus inovasi lintas direktorat melalui metodologi Design Thinking yang terhubung langsung dengan kerangka OKR.
Hasil
Tim memiliki kapabilitas awal Design Thinking dan OKR yang siap diterapkan dalam perencanaan dan evaluasi kinerja.
Inovasi dimulai dari kebutuhan manusia, realitas lokal, dan tantangan yang benar-benar dialami oleh pengguna maupun stakeholder.
Diplab berperan sebagai jembatan strategis antara akar rumput dan enterprise, menghubungkan komunitas, akademisi, pemerintah, dan bisnis agar saling memperkuat.
Setiap program dirancang dengan pendekatan Design Thinking, System Thinking, dan Humanity-Centered Design agar proses inovasi lebih terarah.
Setiap aktivitas diarahkan untuk menghasilkan kontribusi yang dapat dilihat, dipelajari, dan dikembangkan kembali.
Insight, cerita lapangan, dan pembelajaran dari proses transformasi yang pernah dijalankan bersama ekosistem Diplab.
Diplab
Banyak tim terlalu cepat mencari solusi. Kualitas inovasi ditentukan oleh cara tim memahami manusia, konteks, dan masalah yang sedang dihadapi.
Baca selengkapnyaDiplab
Ide yang lahir di ruang workshop membutuhkan ritme, peran, dan sistem agar bisa bergerak dari sesi pembelajaran menuju implementasi nyata.
Baca selengkapnyaDiplab
Change agent sering diminta membawa perubahan, tetapi tidak selalu dibekali ruang belajar, dukungan pemimpin, dan mekanisme kolaborasi yang memadai.
Baca selengkapnyaCeritakan konteks organisasi Anda kepada tim Diplab. Bersama, kita bisa memetakan kebutuhan dan merancang langkah awal yang realistis.